Si jahat selalu menawarkan kepada kita banyak sekali tawaran kenikmatan diri melalui berbagai cara. Ketika hati kita dipikat maka kita jatuh di dalam penyembahan berhala. Ketika kita menyembah berhala maka kita tidak menyembah Allah. Dan ketika kita tidak menyembah Allah maka kita menyembah diri. Dan ketika kita menyembah diri maka kita adalah orang-orang yang paling malang. Kita akan diikat oleh diri dan segala nafsunya. Hidup yang demikian adalah neraka.   

Apakah anda ingin neraka atau surga ?   

Jalan ke surga adalah jalan paradoks. Ketika anda memilih jalan yang sempit ini maka anda sebenarnya memilih jalan kematian terhadap diri. Jalan hidup adalah jalan melalui kematian diri. Dan jalan ini dimungkinkan dengan jalan salib, bukan jalan mulia. Karena itu marilah kita semua jangan mau ditipu sama si jahat untuk mengambil jalan mulia. Jalan salib adalah mengikuti teladan Yesus Kristus. Dan mengikuti teladan ini dimungkinkan kalau Yesus Kristus terlebih dahulu masuk ke dalam dunia dan masuk ke dalam hati kita.

 

Buat apa seorang mendapatkan seluruh dunia tetapi kehilangan nyawa ?
Ini adalah keputusan anda.
Apa yang anda pilih
1.    Jalan hidup
2.    Jalan mati

Tergantung pengertian apa itu hidup atau mati !

Jalan hidup dan mendapat seluruh dunia membuat kita kehilangan nyawa !
Jalan mati dan kehilangan nyawa membuat kita hidup !

Tetapi bisa juga dilihat sebaliknya !
1.    Jalan hidup itu adalah jalan salib
2.    Jalan mati adalah jalan kemuliaan
Tidak ada kemuliaan tanpa salib

Tidak ada hidup tanpa mati terhadap diri

Jeffrey Lim

28-12-2013

We have 21 guests and no members online