Di jaman modern, secara tidak langsung dan tidak sadar, hidup kita manusia dipengaruhi oleh jam mekanik digital. Waktu dibagi menjadi petak-petak secara tahun, bulan, hari, jam, menit, detik, mili detik. Kebanyakan setiap hari orang memakai jam tangan ataupun di HP ada jam. Semua jam itu menunjuk kepada waktu digital. Dan hidup kitapun secara tidak kelihatan jadi diatur oleh waktu itu. Ambil contoh paling mudah yaitu setiap karyawan sudah di setting jam kerjanya dari jam 9.00 – jam 5 sore. Jam 12 sampai jam 1 adalah jam istirahat. Semua diatur seragam dan pas. Jadi sebenarnya hidup manusia sudah disetting sedemikian rupa mengikuti pola jam mekanik. Tetapi kalau anda sedang sakit maka semua rancangan ketat mekanik ini semua bisa berubah karena saat itu kita sadar bahwa kita bukan mekanik tetapi kita ini mahluk hidup ( living being ).

 

Sebenarnya konsep memandang waktu seperti jam mekanik ini efeknya dasyat kepada kehidupan. Waktu kita diatur oleh jam. Kemudian nilai hidup kita juga diatur oleh nilai efektifitas, nilai produktifas, nilai efisiensi, dll. Dan secara tidak langsung ini hidup kita sudah diekploitasi. Oleh siapa ? Oleh konsep modern ini. Dan karena itu mengakibatkan hidup menjadi stress. Nilai hidup manusia menjadi kurang dihargai. Dan ini melelahkan.
Bagaimana seharusnya kita memandang waktu ini ? Kehidupan tidak bisa dilihat hanya dari aspek logika dan matematik. Kehidupan itu ada aspek iman, kasih, rohani, biologis, keluarga, dll. Kehidupan itu hidup dan limpah. Karena itu kita harus memandang kehidupan dari kacamata kehidupan. Dan membuat hidup menjadi lebih hidup. Sebenarnya Alkitab mengajarkan framework berpikir tentang waktu dengan lebih limpah yaitu untuk segala sesuatu ada masanya di bawah kolong langit. Ada waktu untuk ____ , ada waktu untuk ____. Ada waktu untuk ____ ada waktu untuk _____. Framework ini adalah framework kehidupan manusia. Jauh lebih kaya dari jam mekanik. Lebih Limpah. Lebih dinamis dan lebih kreatif variatif. Karena itu marilah kita terobos pola pikir mekanik ke pola pikir kehidupan.
I like this life

Jeffrey Lim
Bandung, 19 Juni 2010
Ketika merenung soal waktu, kerjaan, efektifitas dan nilai hidup

We have 22 guests and no members online